Jumat, 28 Desember 2007

Album Photo



Lagi Gaya nih...!



Lagi nginep dikantor tuh...!





kolam renang vila sakarima


vila sakarima ciburial bogor




BIG BOS ICT CENTER KOTA BOGOR


Ciburial, 06 januari 2008

Lagi cari makan gratisan, aku badru & denni




Best Friend
ICT CENTER KOTA BOGOR



TIM PELATIHAN JARDIKNAS 2007
ICT CENTER KOTA BOGOR

Mematikan Komputer dari Jarak Jauh

Project yang kita buat adalah untuk mematikan komputer dari jarak jauh melalui remote ssh dan telnet semua ini dilakukan didalam jaringan yang terkoneksi. Laporan ini tidak mengungkap secara detail tentang dasar-dasar jaringan karena sudah pernah dibuat dan sudah banyak yang membuatnya diharapkan para pembaca sudah menguasai teknik-teknik jaringan sederhana.


Konsep untuk mematikan komputer ini sangatlah sederhana hal-hal yang diperlukan hanyalah dua buah komputer yang terkoneksi melalui jaringan LAN maupun internet dan mempunya IP addressnya masing-masing. Selanjutnya masing-masing komputer diberikan service telnet ataupun ssh sebagai server yang aktif.

Setelah terkoneksi untuk mematikan komputer pun tidak sulit karena hanya dibutuhkan beberapa baris command yang mudah. Oleh karena itu marilah kita lihat lebih jauh lagi bagaimana cara untuk mematikan komputer melalui service ssh maupun telnet.

A. System Requirements
1.Operating System yang mendukung networking. Dalam project ini kami menggunakan Windows XP.
2.2 network interface card.
3.Kabel LAN dengan jack RJ-45.
4. Menggunakan Peer to Peer connection.

B. Langkah-langkah mengaktifkan telnet server:
Pada dasarnya setiap windows XP sudah terdapat services telnet namun services ini tidak diaktifkan.

1.Buka Control Panel, pilih Administration Tools, pilih Services.
2.Cari telnet services buka dengan klik dua kali.
3.Aktifkan telnet service pada modus automatic sehingga saat komputer direstart service ini pun tetap aktif.
4.Karena kita tidak ingin melakukan restart lakukan pengaktifan telnet service dengan mengetik start.

C. Langkah-langkah mengaktifkan ssh server:
Linux yang kita gunakan adalah versi debian ubuntu pada linux versi ini ssh-server tidak terdapat dalam sistem, oleh karena itu dibutuhkan penginstallan aplikasi ini.

1.Pastikan komputer terkoneksi dengan internet.
2.sudo apt-get update (untuk mengupdate repisotory)
3.sudo apt-get install openssh-server.

D. Langkah-langkah mempersiapkan telnet client.

1.Untuk windows cukup mengaktifkan command prompt di dalam windows.
2.Untuk linux cukup mengaktikan terminal melalui start menu program.

E. Langkah-langkah mempersiapkan ssh client.

1.Untuk linux buka terminal melalui start menu program.
2.Untuk windows dapat menggunakan program tambahan semisal putty.

F. Mekanisme kerja:
Konsep yang perlu diperhatikan adalah:
1. SSH terdiri dari dua jenis yaitu ssh-server dan ssh-client.
2. Telnet terdiri dari dua jenis yaitu telnet-server dan telnet-client.
3. Ssh-server hanya dapat berjalan di pc berbasis linux.
4. Telnet-server hanya dapat berjalan di pc berbasis windows.
5. Basic command dari ssh mirip dengan basic comand di terminal linux.
6. Basic command dari telnet mirip dengan basic command di command prompt windows.
7. Ssh-client dapat berjalan di linux cukup dengan menggunakan terminal dari linux itu sendiri.
8. Ssh-client dapat berjalan di windows dengan menggunakan program tambahan putty.
9. Telnet-client dapat berjalan di linux cukup dengan menggunakan terminal dari linux itu sendiri.
10. Telnet-client dapat berjalan di windows dengan menggunakan command prompt dari windows itu sendiri.

G. Mematikan komputer melalui service ssh.
Pada konsepnya adalah sebagai berikut
Komputer 1 > Komputer 2
Ssh-client Ssh-server
Komputer 1 akan mencoba untuk mematikan komputer 2 oleh karena itu berikut beberapa prinsip:
1. Ssh-client dapat berupa windows ataupun linux.
2. Ssh-server hanya dapat dijalankan di linux.
Step melalui terminal linux:
1. Buka terminal linux.
2. Ketikan ssh user_name@ip_address
3. Masukkan password
4. Ketikkan sudo shutdown -h now
Penjelasan:
1. user_name adalah user name yang dipakai di komputer linux yang akan dimatikan
2. ip_address adalah alamat ip yang dipakai di komputer linux yang akan dimatikan.
3. sudo menyatakan diri kita sebagai root atau administrator yang berhak.
4. -h menyatakan untuk mematikan keseluruhan sitem.
5. now menyatakan untuk mematikan pada saat command itu diexecute.

H. Mematikan komputer melalui service telnet.
Pada konsepnya adalah sebagai berikut.
Komputer 1 > Komputer 2
Telnet-client Telnet-server.
Komputer 1 akan mencoba untuk mematikan komputer oleh karena itu berikut beberapa prinsip:
1. Telnet-client dapat berupa windows ataupun linux.
2. Telnet-server hanya dapat dijalankan di windows.
Step melalui command prompt windows.
1. Buka terminal windows.
2. ketikan telnet ip_address;
3. masukkan password.
4. Ketikkan shutdown -s
Penjelasan:
1. user_name adalah user name yang di pakai di komputer 2 atau komputer windows yang akan dimatikan.
2. Ip_address adalah alamat ip komputer yang akan dimatikan.
3. -s menyatakan untuk mematikan komputer sekarang juga.

BAB III - Penutup

Kesimpulan
1. Mematikan komputer melalui jarak jauh bukanlah hal yang sulit. Komputer yang akan dimatikan dalam konsep ini haruslah berbasiskan ipaddress karena telnet dan ssh hanya akan bekerja melalui ipaddress yang harus di set dimasing-masing komputer.
2. telnet melalui ssh melalui port masing-masing 23 dan 22.
3. Firewall dapat mematikan setiap destinasi port 23 dan 22 sehingga disarankan agar anda mematikan semua firewall yang aktif.
4. Setiap komputer yang terkoneksikan kedalam jaringan internet dapat dimatikan melalui jarak jauh dengan mengarahkan ssh dan telnet ke ip address yang di konfigurasikan dalam hal ini ip address tersebut haruslah merupakan ip address public bukan ip address internal.
5. Koneksi melalui internet dapat membahayakan jaringan anda maka disarankan jangan melalukan remote melalui jarak jauh apalagi melakukannya dengan telnet usahakanlah melakukannya jarang mungkin dan bukan di komputer public. Jika anda akan sering melakukannya anda dapat menggunakan jaringan yang bersifat private seperti VPN.
6. Tidak semua komputer yang memiliki ip_address public dapat dikoneksikan melalui telnet dan ssh karena banyaknya router yang bersifat secure dengan tidak memperbolehkan koneksi dengan port tertentu.

Saran
1. untuk menginstall aplikasi melalui apt-get yang terdapat dalam linux anda dapat menggunakan repisotory local seperti vlsm.org lakukan customisasi melalui /etc/apt/sources.list
2. Linux ubuntu tidak dapat mendeteksi setiap hardware modem telephone oleh karena itu disarankan untuk mengecek kompatibilitas melalui live cd terlebih dahulu.
3. Installasi linux dapat membuat windows anda hilang perhatikan baik-baik pilihan untuk mencustomize partisi anda hindari pemformatan yang tidak perlu.

By : Sigit Isdianto

Membuat Autorun Sendiri

1 Untuk CD/DVD

Ketika kita membuat sebuah CD untuk orang lain, kadang kita ingin ketika orang tersebut memasukkan CD maka muncullah tulisan yang perlu dibaca dahulu atau ada sebuah aplikasi yang berjalan secara otomatis beberapa saat begitu CD dimasukkan. Nah, ketika itulah kita perlu membuat CD yang mempunyai autorun.

Karena Saya pernah membuat beberapa CD interaktif (lihat mini-portfolio Saya :P), setidaknya ada beberapa cara-cara praktis yang ingin Saya tuliskan disini, eh bentar, disclaimer dulu!!! apa yang Saya tuliskan disini adalah murni dari pengalaman, Jadi jangan tertawakan ya kalau ada cara-cara yang agak aneh... :mrgreen:oh iya cara-cara yang Saya pakai disini tingkat keberhasilannya mencapai 68% pada komputer yang ber-OS windows (artinya hasilnya tidak semuanya berhasil).

Ok, sekarang, bagaimana caranya? Hehehe gampaang... sediakan contoh CD yang sudah ada autorunnya seperti CD bonus majalah atau CD interaktif apapun. Pertama-tama coba kita pelajari apa yang ada di CD yang ada autorunnya tetapi tidak di CD biasa, Anda lihat? ya benar! itu dia, sebuah file bernama ‘autorun' yang berekstensi ‘inf'. Nah sekarang kita lihat-lihat isinya... coba double klik



Adapun cara membuat file autorun.inf adalah sebagai berikut:

1. Membuat File Autorun.inf

- buka notepad

- ketik:

[autorun]

open=namaFile.exeYangMauDiJalankanOtomatisPadaCDnya

icon=namaFileIkon.icoYangMauDijadikanIkonPadaCDTersebut

contoh:

[autorun]

open=mySalman.exe

icon=mySalman.exe

- klik save as

- pilih ‘save as type'-nya all files (jangan text!) kemudian beri nama autorun.inf (namanya harus autorun + ekstensinya harus inf)

- copy-kan file autorun.inf ke CD tersebut

perhatian:

- cara lain membuatnya adalah dengan kopipes+edit

- file autorun.inf harus berada di root utama CD tersebut, sedangkan file .exe yg diautorun boleh setara dengannya atau di folder bawahnya

- aturan penulisan di Windows tidak case sensitive

- file yang bisa berjalan otomatis pada autorun hanya file application (*.exe, *.bat, *.com, *.hta, dsb) sedangkan untuk file-file lain tidak, tetapi ada cara meng'akali'nya yaitu dengan membuat aplikasi yang membuka file lain secara otomatis berikut caranya:

2. Membuat Autorun File Selain Application

- buka notepad

- ketik:

start namaFileYgMauDibuka.xxx

contoh:

start sebuahFolderDalamCD\Klik!Salman.pdf

- klik save as

- pilih ‘save as type'-nya all files (jangan text!) kemudian beri nama kemudian beri ekstensi .bat

- copy-kan file .bat ke CD tersebut

- jangan lupa pada autorun.inf yang di-open adalah file .bat tersebut

3. Membuat Menu Autorun

Misalkan kita ingin memberikan pilihan kepada User yang memasukkan CD kita -apakah mau membaca readme, menjalankan aplikasi, atau browse isi CD- maka kita perlu membuat sebuah menu autorun yang berisi pilihan-pilihan tersebut. Kita dapat membuatnya dengan beberapa cara yaitu menggunakan software khusus pembuat autorun, misalnya autoplay menu builder, demoshield, dsb. ini adalah cara paling mudah. Atau bisa juga kita buat aplikasi sendiri dengan membuat program console maupun dengan tampilan visual.

Karena Saya terbiasa menggunakan Flash maka Saya lebih senang membuat aplikasi menu autorun dengan menggunakan Flash (selain juga karena mudah membuatnya dan mengkastemaiznya).

ActionScript penting yang digunakan kali ini adalah fscommand ("exec","namafile.bat") untuk menjalankan file .bat yang telah kita isikan script yg sebelumnya dan getURL("") untuk meng-explore isi CD kita. Penjelasannya adalah sebagai berikut:

fscommand(command:String, parameters:String) : Void

untuk menjalankan aplikasi kita bisa memakai command ‘exec' yang mempunyai parameter berupa path dari aplikasi dan mempunyai kegunaan untuk mengeksekusi sebuah aplikasi. Perintah exec hanya akan bekerja dari file Flash projector (tidak bisa dari SWF). Perintah exec juga hanya akan mengeksekusi file yang berada di subdirektori yang bernama fscommand (ntah kenapa nama foldernya harus fscommand, tapi biarlah terserah developer yg buatnya...) jadi kesimpulannya, file-file .bat akan kita simpan di folder fscommand ini yang nantinya akan dipanggil oleh sang Flash projector. contoh: di sebuah tombol kita berikan script tombol.onRelease=function(){fscommand("exec","buka.bat")} maka dia akan mengeksekusi aplikasi buka.bat yang ada di folder fscommand yang setara dengan path dari file flash tersebut.


getURL(url:String, [window:String, [method:String]]) : Void

action getURL biasanya dipakai untuk me-load sebuah dokumen dari suatu URL spesifik ke sebuah window atau melewatkan variabel ke aplikasi lain ke URL lain. misalnya kita buat sebuah tombol dengan script tombol.onRelease=function(){getURL("http://faisalman.wordpress.com", "_blank")} yang akan membuka browser dan menuju ke halaman yang dituju, atau getURL("mailto:blablabla@balabala.com")untuk mengirimkan ke email. Nah, untuk meng-explore path CD kita ternyata bisa dengan mengosongkan URL dalam action getURL("") maka dia akan meng-explore path Flash tersebut berada -yang ada di path utama CD kita. Tambahan lagi, browser defaultnya harus IE (ih, ketinggalan jaman) kalau ngga cara ini 68% akan gagal.

Kemudian pada bla...bla...bla... pokoknya nanti hasilnya akan seperti ini

keterangan: ikon-ikonnya dibuat dengan teknik tracing (lihat artikel sebelumnya)

lieurkah? nah karena Saya sudah mulai malas menulis, lebih baik langsung liat contohnya saja. Silahkan unduh di http://www.divshare.com/download/1392133-1c1 disitu sudah ada source fla dan contoh bagaimana nanti hirarki dan isi dari CDnya. Sekian. [euh,udah males nulis, kapan2 disambung lagi]

gambar terakhir, contoh aplikasi autorun yang pernah Saya (dan kawan2 Pustena) buat pada CD interaktif GAMAIS 2006, kalau Anda mahasiswa ITB angkatan 2006 maka 90% pasti punya CDnya.





kalau ada sumur di ladang bolehlah kita menumpang ngamen, kalau ada umur panjang bolehlah Saya meminta komen (comment -red).

Berikut beberapa link yang ada dari wikipedia tentang autorun



#2 Untuk Flashdisk

Buatlah file dengan nama desktop.ini (perhatikan caranya sama seperti membuat autorun.inf, yaitu dengan menggunakan notepad). File ini berguna untuk mengubah background flashdisk, warna text, dan memberikan label infotip untuk flashdisk kita. Adapun isinya adalah sebagai berikut:

[.ShellClassInfo]

InfoTip= Faisalmandisk :: jika anda sedang meminjam, jagalah Flashdisk ini baik-baik

[ExtShellFolderViews]

[{BE098140-A513-11D0-A3A4-00C04FD706EC}]

IconArea_Image= gambarbackground.jpg

IconArea_Text= 0xcc00aa

Script ini saya lihat dari sebuah contoh file...

- Ganti kalimat infotip untuk mengganti label flashdisk.

- Ganti iconarea_image dengan gambar yang ingin dijadikan background, misal gambarnya bernama gambarsaya.jpg yang ada di dalam folder bernama foldergambar maka IconArea_Image=foldergambar\gambarsaya.jpg

- Ganti nilai iconarea_text dengan warna pilihan (pada contoh disini 0xc00aa merupakan nilai hexa dari warna ungu, coba ubah nilai hexa-nya jadi 0xffffff atau 0×000000, warna apa yang terjadi?)

Kemudian, buat juga file autorun.inf jika kita ingin mengubah icon flashdisk kita dan menjalankan program autoplay yang telah kita buat sendiri. Isi autorun.inf adalah sebagai berikut (dengan asumsi di flashdisk kita sudah tersedia file yg namanya ReadMe.exe dan ikonFaisalman.ico):



[Autorun]

Open = ReadMe.exe

Icon = ikonFaisalman.ico

Action=Faisalmandisk - Baca dulu peringatan ini!!!

Lihat gambar di bawah ini, background flashdisk kita sudah berubah menjadi gambar (warnanya saya biarkan default). dan yang menarik, tulisan Action pada autorun.inf akan ditampilkan pada saat autoplay...



Kemudian lihat gambar yang satu lagi ini,ketika membuka explorer maka label infotip kita akan mucul disitu. Dan.. wow, icon flashdisk kita sudah berubah !!!

Posted by Igie at 10:55 | Permanent Link | Comments (0) |

Microsoft Office 2007

Persyaratan Teknis

CPU dengan spesifikasi minimal: - Processor minimum 500 MHz - Memory minimum 256 Mb - Sistem Operasi: • MS Windows XP with Service Pack (SP) 2 • Windows Server 2003 with SP1 atau: Sistem operasi dengan versi yang lebih tinggi. Penting untuk diketahui: - Yang termasuk dalam Microsoft Campus Agreement UK Petra adalah Office Enterprise 2007, yang terdiri atas:
- MS Office Word 2007
- MS Office Excel 2007
- MS Office PowerPoint 2007
- MS Office Outlook 2007
- MS Office Access 2007
- MS Office Communicator 2007
- MS Office Groove 2007
- MS Office InfoPath 2007
- MS Office OneNote 2007
- MS Office Publisher 2007

- Default format data MS Office 2007 adalah dalam XML, misal .docx (untuk Word), .xlsx (untuk Excel). Agar dokumen dapat dibuka oleh Office versi di bawahnya, maka saat akan menyimpan file pilih tipe format yang tepat.
Misal saat akan menyimpan data di MS Word 2007, simpan (save as) dengan format “Word 97 to 2003" agar dapat dibuka oleh MS Word versi di bawahnya.
-
Default MS Word menggunakan style baru. Default font bukan lagi Times New Roman. Pilih style 'no spacing' agar tidak ada extra spasi saat ganti baris (Enter).
-

MS Office 2007 memiliki fasilitas untuk menyimpan data dalam format PDF. Untuk menggunakan fasilitas ini terlebih dahulu download dan install program add-in-nya. Dan saat akan menyimpan file, lakukan “save as : PDF”.

By : Igie

Poto Lepas

Poto Lepas
My inspiration igie © 2008 Por *Templates para Você*